76 Dosa Besar “Kitab Al Kabair”


Kajian saya untuk 3 bulan terakhir ini bersama Ustadz Mudrika Ilyas, Lc adalah membahas tentang dosa-dosa besar, seperti yang terdapat dalam kitab Al Kabair karya dari Imam Syamsuddin Adz-Dzahabi yang memuat perkara-perkara yang tergolong dosa besar.

Kita sebagai makhluk Alloh yang dibekali dengan akal dan syahwat, pasti akan melakukan kesalahan-kesalahan, baik itu kepada sesama manusia maupun kepada Alloh subhanahu wata’ala. mungkin dengan tidak sadar kita telah melakukan perbuatan-perbuatan dosa yang dibenci oleh Alloh.

Pada dasarnya, dosa itu bertingkat-tingkat, ada yang besar dan ada yang kecil. Diantara kedua jenis dosa tersebut, tentunya dosa besar adalah jenis dosa yang harus paling kita waspadai. Jangan sampai kita terjatuh dan terjerumus kedalamnya. Karena dosa besar inilah yang sangat dibenci oleh Alloh dan bahkan ada dosa besar yang tidak dapat diampuni oleh Alloh jika pelakunya tidak bertobat, dengan tobat yang sesungguhnya.

Namun ini tidak berarti bahwa kita boleh meremehkan dosa-dosa kecil. Sama sekali tidak! Besar ataupun kecil, kalau namanya dosa mesti kita jauhi.

Dosa besar adalah segala perbuatan yang pelakunya diancam dengan api neraka, laknat atau murka Allah di akherat atau mendapatkan hukuman had di dunia. Sebagian ulama menambahkan yang tergolong sebagai dosa besar adalah suatu perbuatan yang pelakunya dikatakan nabi sebagai orang yang tidak beriman atau nabi mengataan bukan golongan kami atau nabi berlepas diri dari pelakunya.

Allah Subanahu wata’ala berfirman:

“Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)”.(QS:  An Nisaa: 31)

Dalam ayat tersebut Alloh subhanu wata’ala menyebutkan bahwa barang siapa yang menjauhi dosa-dosa besar maka Alloh akan mengampuni dosa-dosa kita yang kecil. Maka dari itu setelah kita mengetahui perkara apa saja yang termasuk dosa-dosa besar maka kita dapat menjauhinya, dengan demikian semoga Alloh ta’ala memberikan ampunan kepada kita semua.

Imam Adz-Dzahabi menyebutkan 76 jenis dosa-dosa besar dalam kitab beliau yang berjudul Al-Kabaa-ir wa Tabyiin al-Mahaarim. Ketujuh puluh enam dosa-dosa besar itu adalah sebagai berikut:

  1. Menyekutukan Allah (syirik)
  2. Membunuh orang lain
  3. Sihir
  4. Meninggalkan sholat
  5. Menolak membayar zakat
  6. Durhaka kepada kedua orang tua
  7. Memakan riba
  8. Memakan harta anak yatim
  9. Berdusta atas nama Nabi shallallahu ’alaihi wasallam
  10. Berbuka pada siang hari bulan Ramadhan tanpa udzur ataupun rukhshah
  11. Melarikan diri dari medan jihad
  12. Melakukan zina, dan ia sendiri bertingkat-tingkat dosanya
  13. Penguasa yang berkhianat terhadap rakyatnya
  14. Meminum khamr meskipun tidak sampai mabuk
  15. Sombong, membanggakan diri, dan mengagumi diri-sendiri
  16. Melakukan kesaksian palsu
  17. Homoseks (liwath)
  18. Menuduh wanita mukminah yang baik-baik dengan tuduhan zina
  19. Menyembunyikan (mencuri) harta rampasan perang
  20. Mengambil harta orang lain secara bathil
  21. Mencuri
  22. Mem-begal dan merampok
  23. Bersumpah palsu
  24. Terbiasa berdusta
  25. Bunuh diri, dan ini termasuk dosa besar yang paling besar
  26. Hakim yang curang
  27. Laki-laki yang mendiamkan isteri atau keluarganya berlaku serong
  28. Wanita yang tampil menyerupai laki-laki atau laki-laki yang tampil menyerupai wanita
  29. Laki-laki yang menikahi wanita yang telah ditalak tiga lalu menceraikannya kembali karena suruhan dengan maksud agar bisa dinikahi kembali oleh suaminya yang lama, demikian pula sang suami lama yang menyuruh
  30. Memakan bangkai, darah, dan daging babi
  31. Tidak bersuci setelah buang air kecil
  32. Mengambil upeti dari para pedagang dan semacamnya, termasuk didalamnya pungutan-pungutan liar.
  33. Riya’
  34. Berkhianat
  35. Menuntut ilmu karena mengejar dunia dan menyembunyikan ilmu
  36. Suka mengungkit-ungkit pemberian
  37. Mengingkari takdir
  38. Mencuri dengar rahasia orang lain
  39. Suka melaknat dan mencaci
  40. Mengkhianati pemimpinnya
  41. Membenarkan dukun dan ahli nujum
  42. Wanita yang durhaka kepada suaminya
  43. Memutuskan silaturahim
  44. Pembuat patung dan gambar makhluk bernyawa
  45. Suka menyebarkan fitnah (namimah)
  46. Meratapi mayit
  47. Mencela nasab (keturunan)
  48. Berbuat zhalim kepada sesama makhluk Allah
  49. Memberontak terhadap imam dengan mengangkat senjata, dan mengkafirkan sesama muslim yang melakukan dosa besar
  50. Menyakiti dan menghina sesama muslim
  51. Menyakiti dan memusuhi para wali Allah
  52. Laki-laki yang memanjangkan pakaian bawahnya sampai dibawah mata kaki karena sombong
  53. Laki-laki yang mengenakan sutera dan emas
  54. Budak yang melarikan diri
  55. Menyembelih binatang sembelihan untuk dipersembahkan kepada selain Allah
  56. Mengubah batas tanah
  57. Mencela sahabat-sahabat besar Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam
  58. Mencela kaum Anshar
  59. Menyeru kepada kesesatan atau memelopori perbuatan yang buruk (membuat ”sunnah” yang buruk)
  60. Wanita yang menyambung rambutnya, membuat tato di badannya, dan melakukan perubahan pada bagian-bagian tubuhnya dengan tujuan agar lebih indah dan semacamnya
  61. Mengancam saudaranya (sesama muslim) dengan senjata
  62. Menisbatkan diri kepada selain ayah kandungnya
  63. Thiyarah (meyakini kesialan karena hal-hal tertentu secara tidak logis)
  64. Makan dan minum dari piring dan gelas yang terbuat dari emas atau perak
  65. Debat kusir (berdebat untuk menang-menangan)
  66. Mengebiri, menyiksa, dan membuat cacat budaknya
  67. Curang dalam timbangan dan takaran
  68. Merasa aman dari hukuman dan siksa Allah
  69. Berputus asa dari rahmat Allah
  70. Mengingkari kebaikan orang yang telah berbuat baik kepadanya
  71. Menolak memberikan kelebihan air
  72. Membuat cap dan memukul pada muka binatang
  73. Berjudi
  74. Melakukan kejahatan (membunuh dan semacamnya) di Tanah Suci
  75. Meninggalkan sholat Jum’at
  76. Memata-matai sesama muslim dan membuka kelemahannya kepada musuh

Demikian ketujuh puluh enam perkara dosa besar yang harus kita jauhi, semoga kita semua mendapat ampunan dari Alloh ta’ala dan di berikan jalan yang lurus. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: